Facebook Dibanjiri 54.000 Kasus Pornografi Balas Dendam

Facebook dibanjiri dengan 54. 000 masalah pornografi balas dendam serta eksploitasi sex tiap-tiap bulannya, berdasar sebagian dokumen yang bocor oleh staf perusahaan, seperti diambil Daily Mail, Selasa 23 Mei 2017.

Pornografi balasa dendam biasanya dikerjakan oleh seorang yang kecewa pada sisa pacar atau rekan dekatnya. Ia megunggah content porno mengenai rekan yang bikin kecewa itu ke sosial media.

Pada bln. Januari ada 51. 300 keluhan balas dendam porno, dengan 5. 110 akun tidak diaktifkan. Lebih dari 9. 000 akun dihapus karna ada eksploitasi sex, sekitaran 33 melibatkan anak-anak.

Angka itu tersingkap dalam slideshow perusahaan yang di kirim ke staf Facebook serta lalu diteruskan ke The Guardian.

Seseorang sumber menyampaikan pada Guardian kalau tim moderator Facebook merasakan content seksual yang paling susah diakukan. “Kebijakan seksual yaitu satu diantara kebijakan dimana moderator bikin beberapa besar kekeliruan. Ini begitu kompleks. ”’

Facebook menampik untuk memberi komentar angka itu. “Kami terima jutaan laporan tiap-tiap minggunya tetapi kami tidak melaunching tokoh perorangan, ” tutur Facebook.

Perusahaan mengaku kalau memastikan content seksual apa yang bisa di terima serta tidak bisa di terima dapat begitu susah.

“Sepanjang th. depan, kami bakal memberikan 3. 000 orang ke tim operasi komune kami di semua dunia – dari 4. 500 yang kami punyai sekarang ini – untuk meninjau jutaan laporan yang kami peroleh tiap-tiap minggu, serta melakukan perbaikan sistem untuk mengerjakannya dengan cepat, ” tutur Monika Bickert, kepala manajemen kebijakan global di Facebook pada Daily Mail.

” Terkecuali berinvestasi pada semakin banyak orang, kami juga bangun alat yang tambah baik untuk melindungi supaya komune kami tetaplah aman. Kami bakal memudahkan memberikan laporan problem pada kami, lebih cepat untuk pengulas kami untuk memastikan pos mana yang tidak mematuhi standard kami serta mempermudah mereka menghubungi petugas penegak hukum bila ada yang membutuhkan pertolongan, ” imbuhnya.

Beberapa waktu terakhir tersingkap kalau Facebook mengizinkan website pornografi serta perjudian eksplisit mencapai remaja rawan. Content ofensif itu nampak di feed berita anak-anak berumur 13 th. sesudah mereka mengungkap ketidakamanan mereka dengan cara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *