Xiaomi Surge S1 Pecundangi Snapdragon

Xiaomi tak perlu hingga mesti buka booth di Mobile World Congress 2017 di Spanyol untuk bikin mata dunia berpaling. Sesuai sama undangan yang telah disebarkan terlebih dulu, tempo hari mereka mengadakan konferensi pers, menginformasikan chipset awal buatan sendiri, Xiaomi Surge S1, yang terlebih dulu dimaksud processor Pinecone, serta gadget awal yang memakainya, Xiaomi Mi5c.

Tiap-tiap produsen smartphone mempunyai chipset atau SoC (system-on-a-chip) yang di produksi oleh pabrikan yang lain, seperti Qualcomm atau MediaTek. Terkecuali, Apple A, Samsung Exynos, serta Huawei Kirin. Mempunyai chipset sendiri artinya sangat mungkin product mereka launching lebih cepat dari vendor yang lain, lantaran tak perlu tergantung pada supply chipset yang berkaitan.

Misalnya, pada masalah Snapdragon 835, semuanya vendor smartphone bersama-sama pesan ke Qualcomm, jatah sedikit, serta nyatanya, Samsung menuntut eksklusifitas awalannya untuk Galaxy S8. Dengan chipset yang di produksi sendiri seperti ini, sekurang-kurangnya skenario “monopoli” sejenis itu dapat dijauhi yang akan datang oleh Xiaomi.

Terlebih jual satu smartphone flagship lebih awal kelihatannya juga masihlah diakui jadi kiat pemasaran yang pas, seperti LG yg tidak mempedulikan Snapdragon 835, pilih Snapdragon 821 untul LG G6, supaya smartphone itu dapat di jual lebih awal dari Galaxy S8.

Kembali ke Xiaomi Surge S1, ini adalah chipset in-house generasi awal Xiaomi. Kami telah kerap mengulasnya, serta nyatanya bocoran sampai kini benar. Xiaomi Surge S1 pas dengan konfigurasi Pinecone V670. Keseluruhnya systemnya 64-bit, dengan delapan inti processor ARM Cortex-A53 yang kecepatannya optimal 2. 2GHz. Kedelapan core itu ditemukan dalam dua sirkuit terpadu atau die. Satu die untuk empat inti yang bertugas untuk “berlari” kencang, dengan optimal kecepatannya 2. 2GHz. Sedang empat core Cortex-A53 yang lain dikunci pada batas 1. 4GHz untuk komputasi enteng.

Lengkapinya, ada pengolah grafis dengan kata lain GPU yang familiar untuk kelas menengah, serta, pemakai MediaTek. GPU ARM Mali-T860 MP4 dengan empat core (tak dijelaskan berapakah kecepatannya), yang diklaim Xiaomi 40% lebih efektif dari Mali-T760. Kekuatan yang lain Xiaomi Surge S1 seperti dual microphone voice reduction, HD calling (familair dengan julukan VoLTE), 32-bit high-performance DSP untuk voice processing serta 14-bit dual ISP untuk mensupport kemampuan image processing, dan baseband yang dapat diperbaharui dengan cara OTA.

Lengkapinya, ada pengolah grafis dengan kata lain GPU yang familiar untuk kelas menengah, serta, pemakai MediaTek. GPU ARM Mali-T860 MP4 dengan empat core (tak dijelaskan berapakah kecepatannya), yang diklaim Xiaomi 40% lebih efektif dari Mali-T760. Kekuatan yang lain Xiaomi Surge S1 seperti dual microphone voice reduction, HD calling (familair dengan julukan VoLTE), 32-bit high-performance DSP untuk voice processing serta 14-bit dual ISP untuk mensupport kemampuan image processing, dan baseband yang dapat diperbaharui dengan cara OTA.

Xiaomi juga berikan deskripsi kemampuannya lewat sebagian data hasil benchmark, bila chipset mereka ini kemampuannya sepadan, bahkan juga tambah baik dari wakil MediaTek serta Qualcomm. Angka yang dibuat lebih cepat dari Snapdragon 625 serta MediaTek P10, tetapi di belakang MediaTek P20 menurut AnTutu, GeekBench 4. 0 CPU multi-core benchmark, serta GFXBench Manhattan dengan cara off-screen.

Langkah Xiaomi beranjak ke chipset mereka ini sendiri dapat bermakna lebih, dari sebatas lebih cepatnya product mereka dikenalkan ke market. Dapat jadi semakin lebih cepat support pembaruan software (up-date OS), lantaran mereka sendiri yang bertanggungjawab memperbarui driver chipset-nya hingga tak perlu menanti vendor produsen chipset cuma untuk lakukan pembaruan software, tetapi sekalian juga memperlambat perubahan custom ROM untuk chipset berkaitan lantaran besar kemungkinan cuma smartphone Xiaomi yang memakainya. Terkecuali, Xiaomi berbaik-hati melaunching driver-nya.

Temukan Selengkapnya : Temukan.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *